Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Chat Bot BBIB Singosari, silakan bertanya...
Logo

Resertifikasi ISO BBIB Singosari Perkuat Jaminan Mutu Layanan bagi Masyarakat

26/08/2026 16:27:00 Aldy 4

Singosari, 26 Agustus 2026 — Masyarakat dan peternak membutuhkan layanan pemerintah yang tidak hanya cepat, tetapi juga konsisten, berkualitas, aman, dan berintegritas. Untuk memastikan standar tersebut terus dijalankan, Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari melaksanakan Audit Resertifikasi Sistem Manajemen ISO Terintegrasi pada 26–28 Agustus 2026 bersama tim auditor PT Mutu Agung Lestari.

Resertifikasi mencakup tiga sistem manajemen, yakni ISO 9001 tentang manajemen mutu, ISO 37001 tentang sistem manajemen anti penyuapan, serta ISO 45001 tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Audit diikuti seluruh jajaran manajemen BBIB Singosari dengan menilai dokumen, penerapan prosedur, pengendalian proses, hingga konsistensi organisasi dalam memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Bagi masyarakat, penerapan sistem manajemen tersebut menjadi penting karena berkaitan langsung dengan keandalan layanan. ISO 9001 mendorong proses pelayanan dan produksi berjalan konsisten serta berorientasi pada kebutuhan pengguna; ISO 37001 memperkuat tata kelola dan pencegahan praktik penyuapan; sementara ISO 45001 mendukung lingkungan kerja yang aman sehingga pelayanan dan proses produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dalam konteks layanan peternakan, konsistensi sistem tersebut menjadi salah satu fondasi untuk menjaga proses produksi semen beku, pengujian mutu, distribusi produk, bimbingan teknis, serta berbagai layanan BBIB Singosari agar dilaksanakan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Dengan proses yang terkontrol, masyarakat dan peternak diharapkan memperoleh produk serta layanan yang semakin dapat dipercaya.

Audit juga menjadi sarana untuk memastikan perbaikan dilakukan secara berkelanjutan dan persoalan yang pernah ditemukan pada periode sebelumnya tidak kembali terulang. Seluruh unit didorong menyiapkan bukti penerapan, mengevaluasi proses kerja, serta memastikan tindak lanjut perbaikan telah berjalan efektif.

Kepala BBIB Singosari, Dr. drh. Akbar, M.P., menegaskan bahwa resertifikasi bukan sekadar upaya mempertahankan pengakuan ISO, tetapi memastikan sistem benar-benar diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Konsistensi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa setiap layanan dikelola secara profesional, transparan, aman, dan berorientasi pada mutu.

Melalui resertifikasi sistem manajemen terintegrasi ini, BBIB Singosari berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan standar pelayanan tidak berhenti pada dokumen, tetapi diterapkan secara konsisten dalam seluruh proses organisasi. Pada akhirnya, manfaat yang diharapkan dapat dirasakan masyarakat adalah produk peternakan yang terjaga mutunya, pelayanan yang semakin profesional, tata kelola yang berintegritas, serta layanan publik yang aman dan berkelanjutan.