Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatuX https://ditjenpkh2.pertanian.go.id/
Logo

Lamongan Gandeng BBIB Singosari Perkuat Genetik Ternak

23/07/2026 16:45:00 Aldy 10

Pemerintah Kabupaten Lamongan menggandeng Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari untuk memperkuat pengembangan peternakan dan meningkatkan mutu genetik ternak di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan audiensi dan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), Kamis, 23 Juli 2026.

Kerja sama tersebut mencakup penyediaan semen beku ternak unggul, penyelenggaraan bimbingan teknis bagi sumber daya manusia peternakan, serta pengembangan teknologi transfer embrio sapi Belgian Blue. Penandatanganan MoU turut disaksikan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kolaborasi dengan BBIB Singosari merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan populasi sekaligus produktivitas ternak sapi dan kambing di Kabupaten Lamongan.

“Kami bersama-sama berkomitmen meningkatkan populasi ternak sapi dan kambing melalui optimalisasi inseminasi buatan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia peternakan bersama BBIB Singosari,” kata Yuhronur.

Menurutnya, optimalisasi teknologi inseminasi buatan perlu didukung oleh ketersediaan semen beku berkualitas serta tenaga teknis yang kompeten. Dengan dukungan tersebut, program peningkatan populasi ternak diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi peternak.

Selain inseminasi buatan, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan transfer embrio Belgian Blue. Penerapan teknologi reproduksi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyediaan ternak dengan potensi genetik unggul sekaligus menjadi sarana pengembangan pengetahuan dan keterampilan petugas peternakan di Kabupaten Lamongan.

Kepala BBIB Singosari menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas kontribusi BBIB Singosari bagi pembangunan peternakan di daerah.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah mempercayakan BBIB Singosari untuk berkontribusi dalam penyediaan semen beku ternak unggul dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia teknis peternakan di Kabupaten Lamongan,” ujarnya.

BBIB Singosari akan memberikan dukungan melalui produk semen beku yang memenuhi standar mutu, pelaksanaan bimbingan teknis sesuai kebutuhan daerah, serta pendampingan penerapan teknologi reproduksi ternak. Peningkatan kompetensi petugas menjadi salah satu fokus agar teknologi yang dikembangkan dapat diterapkan secara tepat dan berkelanjutan di tingkat lapangan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BBIB Singosari ini diharapkan mampu memperkuat layanan reproduksi ternak, meningkatkan mutu genetik dan populasi ternak, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak di Kabupaten Lamongan.

Kerja sama tersebut sekaligus mendukung pembangunan peternakan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan pangan hewani dan ketahanan pangan nasional.