Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Chat Bot BBIB Singosari, silakan bertanya...
Logo

BBIB Singosari dan DPRD Bondowoso Perkuat Layanan IB Peternak

29/07/2026 07:42:00 Aldy 30

Singosari, 29 Juli 2026 — Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Rabu (29/7/2026), untuk membahas penguatan layanan inseminasi buatan, peningkatan kompetensi petugas, serta dukungan sumber daya genetik unggul bagi pengembangan peternakan daerah.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Tohari, S.Ag., diterima oleh Kepala BBIB Singosari, Dr. drh. Akbar, M.P., beserta jajaran. Pertemuan membahas keterbatasan jumlah inseminator, peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketersediaan semen beku, penguatan regulasi, serta pengaturan distribusi pejantan.

H. Tohari mengatakan peternakan merupakan salah satu program strategis Kabupaten Bondowoso. Penerapan inseminasi buatan yang sebelumnya belum optimal kini telah berkembang menjadi kebutuhan peternak.

“Pemerintah daerah tidak hanya memberikan subsidi, tetapi juga reward dan apresiasi kepada peternak yang aktif mengikuti program IB. Saat ini penerapan IB pada program yang berjalan telah mencapai 100 persen,” kata Tohari.

Namun, kebutuhan tersebut belum diimbangi jumlah petugas yang memadai, baik dari unsur ASN maupun inseminator mandiri non-ASN. Padahal, inseminasi harus dilakukan tepat waktu ketika ternak menunjukkan tanda birahi.

“Kebutuhan IB saat ternak birahi tidak dapat ditunda. Karena petugas terbatas, ternak terkadang tidak dapat langsung ditangani. Persoalan ini perlu diselesaikan melalui sinergi DPRD, , pemerintah daerah, dinas teknis, dan BBIB Singosari,” ujarnya.

Kepala BBIB Singosari, Dr. drh. Akbar, M.P., mengapresiasi kunjungan kerja Komisi 2 DPRD Kabupaten Bondowoso

“Kami sampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada Pimpinan dan Anggota komisi 2 DPRD Kabupaten Bondowoso yang berkenan hadir di BBIB Singosari. Kami siap mendorong upaya peningkatan kapasitas SDM Teknis IB di Kabupaten Bondowoso. Kami berharap sinergi strategis ini dapat terus berlanjut, terutama dalam upaya mendukung program strategis daerah Kabupaten Bondowoso,” kata Akbar.

Ia menambahkan, BBIB Singosari berkontribusi memenuhi hampir 70 persen kebutuhan semen beku nasional. Dukungan BBIB Singosari juga mencakup pengembangan sapi perah, pengolahan susu, serta bibit kambing Peranakan Etawa dan Boer.

Melalui sinergi tersebut, peternak Bondowoso diharapkan memperoleh layanan inseminasi buatan yang lebih cepat dan berkualitas, sehingga mampu meningkatkan angka kebuntingan, mutu genetik, populasi ternak, dan pendapatan peternak. (*)