skip to Main Content

Pemeliharaan Pejantan

Kegiatan perawatan sapi pejantan di BBIB Singosari bertujuan untuk memelihara kesehatan pejantan serta peningkatan mutu generik ternak. Perawatan ternak meliputi kegiatan:

  1. Sanitasi Hewan Ternak

Sapi-sapi pejantan BBIB Singosari dimandikan dalam rangka menjaga kebersihan dan kesehatan pejantan, serta menghindari pencemaran pada semen yang dihasilkan pada saat penampungan.

  1. Sanitasi Kandang

Sanitasi kandang ternak dilakukan pada lantai kandang, tempat makan dan minum, serta lingkungan sekitar kandang. Pembersihan tempat makan juga berfungsi untuk melakukan kontrol terhadap volume pakan yang dihabiskan oleh hewan ternak.

  1. Penimbangan sapi secara teratur

Penimbangan sapi dilakukan secara rutin setiap bulan guna mengontrol berat badan ternak. Pengontrolon berat badan ini juga dijadikan sebagai acuan dalam pemberian pakan, obat dan vitamin.

  1. Penilaian BCS (Body Condition Scoring)

Penilaian BCS pada sapi pejantan bertujuan untuk memantau keseimbangan energi yang ditimbun berupa lemak pada sapi. Target BCS untuk sapi di BBIB Singosari berkisar minimal 3 dari skala 1-5.

  1. Execise Pada Sapi

Exercise pejantan bertujuan untuk memberikan olah raga pada sapi sehingga sapi menjadi lebih sehat.  Exercise biasanya dilakukan secara bergilir pada pagi hari, saat kondisi cuaca tidak terlalu panas.

  1. Identifikasi Ternak

Identifikasi ternak bertujuan untuk memberikan tanda pengenal agar memudahkan proses penampungan dan treatment lain pada ternak. Identifikasi dilakukan dengan pemberian ear tag serta pemasangan papan nama di kandang.

  1. Bull Salon

Bull salon adalah perawatan pejantan yang biasanya meliputi pemotongan rambut telinga, bulu preputium serta rambut pada ekor.

BANGSAJUMLAH
Bali38
Peranakan Ongole (PO)12
FH8
Brahman14
Simental57
Limousin74
Madura4
Angus6
Banteng Cross1
Wagyu5
Galekan1
Belgian Blue3
Sapi Aceh4
Total Sapi227
Peranakan Etawah (PE)7
Saanen5
Senduro6
Total Kambing18

Manajemen pakan sapi pejantan di BBIB Singosari bertujuan untuk menyediakan pakan yang berkualitas dan kontinyu untuk pejantan. Manajemen pakan meliputi kegiatan pengolahan lahan HPT, produksi HPT serta pembuatan ransum.

Pengolahan lahan HPT

Lahan Hijauan Pakan Ternak yang ada di BBIB Singosari terdiri dari lahan rumput potong dan kebun koleksi. Total lahan yang dimanfaatkan untuk HPT di BBIB Singosari adalah seluas 48 hektar. Pengolahan lahan terdiri dari land clearing, ploughing dan harrowing. Pengolahan lahan bertujuan untuk mempersiapkan lahan sebelum ditanami agar distribusi unsur hara lebih merata, keasaman menjadi normal, serta mengaktifkan kembali mikroba yang ada di dalam tanah.

Setelah lahan diolah, proses selanjutnya adalah dengan melakukan penanaman HPT, perawatan HPT (penyiangan, pendagiran, penyulaman, pemupukan), pemanenan dan peremajaan.

Produksi HPT

Hijauan pakan ternak yang dihasilkan BBIB Singosari terdiri dari beragam jenis rumput dan hijauan, seperti:

  • Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
  • Rumput BD (Brachiaria decumbens)
  • Rumput odot
  • Star Grass
  • Jagung
  • Tanaman legum (alfalfa, kacang sentro, kacang siratro, gamal)

Pembuatan Pakan Awetan:

  • Pembuatan silase

Silase adalah pengawetan hijauan pakan segar yang difermentasi secara anaerob dalam tempat khusus yang disebut silo.

  • Hay

Hay adalah hijauan pakan ternak yang sengaja dipotong dan dikeringkan. Pembuatan hay bertujuan untuk mengawetkan pakan pada saat persediaan pakan melimpah sehingga dapat diberikan pada ternak di masa pakan dalam kondisi terbatas.

Pembuatan Ransum

Ransum diberikan pada ternak berupa pakan yang sudah dicampur dengan menggunakan metode TMR ( Total Mixed Ratio). Pakan komplit atau TMR adalah suatu jenis pakan ternak yang terdiri dari bahan hijauan dan konsentrat dalam kondisi seimbang dan memadai. Bahan pakan yang digunakan antara lain rumput gajah, konsentrat, silase, hay dan mineral.

Manajemen kesehatan hewan di BBIB Singosari meliputi kegiatan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit, pengobatan serta monitoring.

  1. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hewan

Kegiatan pengendalian dan pencegahan penyakit yang dilakukan di BBIB Singosari terdiri dari

  • Tindakan karantina
  • Biosecurity
  • Sanitasi
  • Desinfeksi
  • Pemberian Vaksinasi

  1. Pengobatan

Kegiatan pengobatan yang dilakukan di BBIB Singosari terdiri dari

  • Pengobatan ternak yang sakit
  • Pemberantasan ektoparasit dan endoparasit
  • Pemberian vitamin
  • Perawatan dan pemotongan kuku pada ternak
  1. Monitoring penyakit Hewan

Kegiatan monitoring penyakit dilakukan dengan surveilance  pada beberapa penyakit tertentu. Surveilance adalah kegiatan analisis secara sistematis dan terus menerus terhadap penyakit atau masalah kesehatan serta kondisi yang dapat mempengaruhinya sehingga tindakan penanggulangan yang diambil dapat efektif dan efisien.

Back To Top